TB Paru ….. Merupakan kata yang sangat ditakuti oleh banyak orang, malah banyak yang beranggapan dunia nya seakan kiamat saat dirinya atau salah satu anggota keluarga nya dinyatakan menderita TB Paru.

Hal di atas tidak sepenuhnya salah dan juga tidak sepenuhnya benar. Tidak salah karena menurut data WHO sepertiga penduduk dunia saat ini pernah terinfeksi kuman TBC dan penderita TB paru di Indonesia masih sangat banyak, malah Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-5 dengan jumlah penderita terbanyak di dunia. Dan kematian akibat penyakit TB paru juga masih tinggi.

Tidak sepenuhnya benar juga karena sebenarnya penyakit TBC merupakan penyakit yang dapat disembuhkan. Bahkan berdasarkan pengalaman saya pribadi terhadap penderita tuberculosis yang baru pertama kali mendapat pengobatan, apabila semua saran, anjuran dituruti oleh pasien, InsyaAllah pasti penyakit TB paru tersebut sembuh.

Ada 3 faktor utama yang menurut saya sangat berperan terhadap berhasil atau gagalnya pengobatan seorang penderita TB paru :

  1. Faktor Pasien
  2. Faktor obat-obatan
  3. Faktor Medis/Dokter

Apakah sih penyakit TB Paru atau TBC tersebut?

Tuberkulosis / TB / TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosa.

Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru, namun sebenarnya dapat mengenai hampir semua organ pada manusia, seperti kelenjar getah bening (TB kelenjar), tb tulang, menyerang otak (meningitis T),TB kulit dll, malah ada joke hanya rambut dan gigi yang tidak bisa terkena TBC. Sehingga secara umum penyakit akibat kuman TB ini dibagi atas :

  1. TB paru
  2. TB ekstra paru / TB di luar paru

Saat kuman TBC, Mycobacterium tuberculosa, masuk ke dalam tubuh kita, kuman ini dapat mengalami beberapa hal ini:

-          Kuman ini mati dan dihancurkan oleh daya tahan tubuh/imunitas seseorang

-          Kuman ini masuk dan menjadi dormant, dormant ini sederhanya bias kita umpamakan dengan tidur. Jadi saat kuman masuk dan dormant, maka seseorang tidak merasa sakit, ia tetap merasa sehat dan tidak memiliki gejala2 akibat kuman TB ini.

-          Kuman berkembang dan menyebabkan seseorang menderita penyakit TBC, umum nya penyakit tersebut seperti telah saya sampaikan di atas adalah menyerang paru-paru, sehingga terjadilah penyakit TB paru.

Gejala-Gejala Penyakit TB Paru

TB paru TB Paru dari Seorang Dokter ParuGejala-gejala awal penyakit TB paru adalah sangat ringan, sehingga sering sekali dilalaikan oleh penderita pada awalnya. Padahal jika TB paru bias terdeteksi sedini mungkin angka kesembuhan nya sangat tinggi dan tidak sampai menimbulkan keluhan yang berat pada pasien.

Namun yang sering terjadi pasien datang saat keluhannya sudah berat. Beberapa gejala penyakit TB paru adalah:

Gejala TB Paru pada paru-paru dan saluran pernafasan:

-          Batuk. Terutama apabila batuk anda telah lebih dari 2 minggu

-          Batuk darah

-          Sesak nafas

-          Nyeri dada

Gejala Sistemik / Gejala Umum

-  Demam. Sifat demam pada TB paru biasanya tidak tinggi, jarang sekali penderita TB paru mengalami demam tinggi. Demam yang terjadi bersifat ringan dan hilang timbul, atau kalau kita orang Indonesia biasa menyebutnya “meriang”. Dan demam ini terus berulang untuk beberapa lama.

-    Keringat malam. Gejala yang bias timbul juga adalah tubuh berkeringat tidak normal pada malam hari. Maksud tidak normal adalah, pada suhu ruangan dan tubuh orang lain tidak berkeringat, tubuh penderita TB paru berkeringat. Bukan keringat habis olahraga malam yang dimaksud….. icon wink TB Paru dari Seorang Dokter Paru

-   Gejala-gejala lainnya : penurunan nafsu makan, penurunan berat badan, badan tidak bersemangat / malaise.

Bagaimana Seorang Dokter Mendiagnosa TB Paru

Bagi anda yang memeriksa diri anda terkait dengan kekhawatiran terhadap TB paru maka seorang dokter akan melakukan beberapa hal ini :

-    Anamnesa. Dokter akan bertanya kepada anda tentang keluhan yang anda alami. Sering terjadi pasien menutup-nutupi keluhannya, karena alasan malu atau lainnya. Terkadang sering sekali pasien merasa nih dokter kok melebihi wartawan atau polisi ya nanya-nanya nya. Hal yang perlu anda ketahui adalah bahwa anamnesa ini sangat penting! Sangat penting untuk menegakkan penyakit anda! Sangat pentingg untuk kesembuhan anda. Maka jawablah semua pertanyaan dokter dengan jujur dan selengkap-lengkapnya. Sering terjadi dari sebuah anamnesa dokter sudah mengetahui apakah penyakit tersebut mengarah ke TB paru atau bukan.

-   Pemeriksaan fisik. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik kepada anda, mulai berat badan hingga pemeriksaan dada dengan stetoskop, dan apabila perlu dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan fisik lainnya

-   Pemeriksaan dahak. Jadi Gold Standart atau pemeriksaan baku untuk menegakkan TB paru adalah pemeriksaan dahak. Ideal nya dahak yang anda antar untuk diperiksa diambil dalam 3 waktu berbeda, biasa disingkat dengan dahak S/P/S, dahak sewaktu / dahak pagi hari / dahak sewaktu.

-  Pemeriksaan Foto Rontgen dada

-  Apabila dianggap perlu dokter akan melakukan pemeriksaan lainnya.

Oke deh ,,, pada kali ini sampai sini dulu informasi yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat, pada kesempatan lain kita akan tuntas lebih mendalam dan detail tentang TB paru dari semua aspek, mulai dari kuman, pencegahan dan pengobatan yang benar terhadap TB paru.

Incoming search terms: